As we were in the toilet yesterday and I was washing him after pupu…Out of the blue….
Faris: Ibu, I care for you.
Ibu: You do? Why?
Faris: Because I love you.
Ibu: Why do you love me?
Faris: Because we are family! I love you…and ayah… and we are family. Family love one and each other….
Ibu: Awwhh..that’s so sweet,sayang… :)
Faris: Owh…and thanks for that too..
Ibu: What?
Faris: Err… for help me wash…It feels sooo much better! -sambil bagi big hug and kiss, pastu gembira mcm dapat baru lepas dapat toys.
Ibu: Sure,dear…:’)
*At some point, I really think that I’m in a drama or something… Faris always touches my heart with his sweet words and thoughts! I am blessed…:’)
Pagi tadi, bangun je tidur, Faris minta nak makan spt biasa…
Faris: Ibu, I’m hungry…my tummy is grumbling…(Buat muka sedih sambil gosok2 perut)
Ibu: Okay, jom. Faris nak nugget(chicken breast strips) and fries?
Faris: Yes….But, you don’t have to cook the nugget,mummy…
Ibu: Huh? Why not?
Faris: Because it’s too hard… I love you too, mummy…But I’m hungry too…
Ibu: Awwhhh…..*mata berkaca2*….Takpe, I already cooked it for you….:’)
#Perlu ke buat ibu rasa terharu tiap2 pagi? huhuhu….:’)
As he was wearing his Harimau Malaya’s jersey that day…
Faris: Ibu, ni bendera Malaysia kan? -pointing to Malaysia flag at his pants
Ibu: Iye… Ibutok ada kat situ la…
Faris: Nooo…..
Ibu: Yesss…..
Faris: Ibutok bukan kat situ, Ibutok ada kat sini..-pointing to Malaysia flag at his shirt
Ibu: Sama la tu…
Faris: No, this one closer to my heart….
Ibu: *Speechless….:’)
Dari Yunus bin Abdul A’la diriwayatkan bahwa ia berkata: “Asy-Syafi’ie pernah berkata kepadaku:
“Wahai Yunus, apabila engkau mendengar khabar yang tidak menyenangkan dari seorang teman, janganlah terus memusuhinya dan memutus hubungan tali kasih.
Kerana dengan demikian engkau akan termasuk orang yang menghilangkan keyakinannya dengan keraguan.
Tetapi yang benar, temuilah dia, dan katakan kepadanya:
“Aku mendengar engkau mengatakan begini dan begini. Ingat, jangan sebutkan secara memaksa dan terlalu terperinci.
Apabila ia mengelak, katakan kepadanya: “Engkau lebih benar dan lebih baik dari yang kudengar.” Dan jangan meneruskan lagi urusannya. Tapi kalau ia mengakuinya, dan kamu melihat ada perkara yang boleh dijadikan alasan baginya dalam hal itu, terimalah alasan itu. Namun apabila engkau juga tidak mendapatkan alasan apapun baginya, sementara amat sulit jalan untuk mendapatkannya, engkau boleh tetapkan bahawa ia telah melakukan kesalahan. Setelah itu, engkau boleh memilih: kalau engkau mahu, engkau boleh membalas dengan yang setara dengan perbuatannya tanpa menambah-nambah, dan kalau engkau mhau, engkau boleh memaafkannya. Dan memaafkannya bererti lebih dekat dengan ketakwaan dan lebih menunjukkan kemuliaanmu.
Sebagaimana Firman Allah:
“Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (Asy-Syura : 40).
Kalau dengan balasan yang setimpal engkau masih mendapat tentangan dari dirimu sendiri, pikirkanlah kembali kebaikan-kebaikannya di masa lampau, hitung semuanya, lalu balaslah kejahatannya sekarang dengan kebaikan. Janganlah karena kejahatannya, engkau melupakan kebaikannya yang terdahulu. Kerana yang demikian itu adalah kezaliman yang sesungguhnya. Wahai Yunus. Apabila engkau memiliki teman, genggamlah dengan tanganmu erat-erat, karena mencari teman itu susah, dan berpisah dengannya itu perkara mudah.”
(“Shifatush Shafwah II:252,253″)
Sumber : Aina Nahnu Min Akhlaaqis Salaf, Abdul Azis bin Nashir Al-Jalil Baha’uddien ‘Aqiel
Dramatik tak dramatiknya Faris nih. Pagi tadi sambil2 mencari toys yg misplaced sempat quote beberapa ayat TV..
Ibu: Mana Faris letak toys tu? Ibu dah cari merata2 tak jumpa…
Faris: I don’t knoww…Ooo..I know! We can use glass! The magnifying glass! (Dr.McStuffin)
Ibu: What? Nak buat ape… Toys tu besar la…
Faris: Hmm..let me think…Ok, why not try to look for map? (Dora)
Ibu: Adoii..nak pakai map buat ape? Benda dalam rumah ni je…
Faris: Owh, now I knew it! We can call Mouseketools! (MickeyMouse Clubhouse)
Ibu: Arghhhh!!!!! (>0<”)
Faris: Ookay-ay…Fineee….
Out of the blue, Faris tiba2 buat muka frust sambil bg announcement:
Faris: Mummy, I don’t want to give you any present…-nada sedih
Ibu: Present? Kenapa pulak tak nak bagi?
Faris: Because you only want Barbie! I don’t have any money!
Me: LOL. You don’t have to. I don’t want any Barbie…:)
Faris: But you said you like Barbie! I don’t have money to buy Barbie. I am sad, mummy…
Me: Takyahla belikan ibu Barbie.. Kita tgk iklan je ok dah…
Faris: Okay. I will put coins in my tabung CAR, and then when I be a doctor, I will buy you Barbie, okay?
Me: Awwhh, sweetie… Thank you….
** (Dalam hati: Lama tuh nak tunggu Faris jd doktor baru dapat Barbie. Kot la jadi doktor, kot jadi lain, mmg tak dapat Barbie la sampai sudah, kan…haha) - takpe, Faris, it’s the thoughts that count….:) ♥♥
Faris excited sangat sbb ayah balik kerja bawak toys baru. Dalam terkejut2 sempat mengusik ayah:
Faris: What? for me? But you said you go to work? Ooo…you not go to work… You go to walmart?
Ayah: LOL. Ayah dah pergi kerja lah. Lepas habis kerja baru pergi Walmart!
Faris: Oooo..that’s how you buy this for me? Thank you!
Lepas tu tak menyempat nak main dgn abang2 di bawah.. Kecewa pulak sbb dah malam…
Faris: Ibu, I don’t want it to malam… I want it siang!
Ibu: Faris tido jelah, nanti Faris bangun siang la balik…
Faris: Okay..Fine…
2 minit lepas tu dia terus tertidur. LOL! What a day! :D
Button Theme